Memaknai Kesederhanaan di Tengah Arus Konsumerisme dan Literasi Digital
Selasa, 14 Juli 2026
0 Kali Dilihat

Refleksi spiritual untuk menata pola hidup bersahaja di era banjir penawaran dan gaya hidup modern.
Tawaran gaya hidup konsumtif yang mengepung melalui layar ponsel seringkali memicu rasa tidak puas yang tak bertepi. Kita diajak untuk kembali membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Hidup sederhana memberi ruang bagi jiwa untuk merasa cukup dan berbagi dengan sesama yang membutuhkan.
Keindahan hidup sejati tidak diukur dari kemewahan barang yang dimiliki, melainkan dari kedamaian dan kemanfaatan diri bagi orang lain.
