Puitika Ruang Terbuka Hijau: Saat Kota Menyimpan Kenangan yang Terlupakan
Kamis, 9 Juli 2026
0 Kali Dilihat

Catatan estetis tentang taman-taman kota sebagai oasis tempat penyair menemukan inspirasi di tengah kesibukan.
Di antara kerapatan bangunan beton perkotaan, taman dan ruang terbuka hijau hadir sebagai sudut-sudut tenang tempat pikiran berkelana.
Penyair menemukan ritme bahasa dalam guguran daun, nyanyian burung perkotaan, dan bayang-bayang pepohonan saat sore tiba.
Ruang terbuka hijau menjadi saksi bisu berbagai percakapan dan kenangan manusia yang merindukan keseimbangan.
